perjalanan malam, yang dirindukan tetapi tak ingin diulang

Malam ini berkaca dengan debu
Bergulat dengan kerikil dan lubang
Menerjang angin dan gerimis kecil
Tersenyum dibalik debu
Sambil terus berdzikir
Terus saja ku isi otak dan pandangan kosong di depan
Dengan sebuah harapan
Ku selipkan kembali pada senyum manis yang ku miliki
Dari sisa perjalanan malam ini
Bersyukur aku masih di sayang Allah
Untuk bisa berjumpa dengan ibu….
Begini yah bu perjuangannya
Akan ku nikmati….

 

perjalanan diatas tahun 2013, tepatnya tanggal 26 November Hahaha kegalauan pp cibubur-bekasi

dulu saya masih jadi wanita tangguh, bagaimana tidak ! setiap mengajar kesana bisa tiba di rumah jam setengah 10-11 malam, hal ini bisa karena macet,hujan,dan kumpul-kumpul manja dulu bersama ukhti-ukhti CBR (Cibubur) yang cantik jelita

ekhh kangen rekk !!

Rinduku pada mereka bagai waktu yang tak bisa terulang, berharap akan ada waktu untuk bersua, semoga kalian senantiasa dalam Lindungan-Nya, dan selalu mengingat “kita” dalam setiap doa. Mungkin Tuhan ingin kita sama-sama saling merindukan dalam doa-doa ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s