Pekan evaluasi (PE) ke-2 di bulan November 2015: Helo Nabila Salma :)

Pekan evaluasi  (PE) ke-2 di bulan November 2015

Semua berjalan baik di hari perdana PE, di hari senin, di tanggal sembilan. Apa yang kurang? Yang kurang ialah perasaan saya, hari ini sedikit kosong ditambah mata bengep saya yang masih menahan kelopak mata terbuka lebar. Masuk kelas ..taraaa bertemu dengan anak-anak rusuh, pria-pria ababil di tingkat SMP : Figo, Bob (padahal namanya Raden Wisnu blablablaaa), Pino (ttetapi bukan pinokio), Irfan, dan Aqsal. Banyak tawa saya disana melupakan sedikit rasa porakporanda saya. Belum berakhir disana, di sesi berikutnya saya temukan anak baru bernama Nabila Salma, anak baru dikelompok saya yang pindah dari kelompok lain karena tak suka guru yg mengajarnya. Hayahhh anak zaman sekarang, tak suka guru langsung seenaknya ganti guru. Awalnya kurang kooperatif, tetapi menit demi menit akhirnya suasana akrab cair juga. Ia sosok ababil yg ceria, ceriwis, dan senang meledek guru. Ada hal lucu darinya yang membuat siswa saya ikutan teracuni oleh ulahnya yakk Syafira dan Fien Nouri pun ikutan meledek saya. Dimulai dari si pembuat ulah Nabila: “ka, masih kuliah ya?” tanyanya

Saya: “menurutmu?”sambil senyum-senyum (bangga deh punya muka muda dan kekanak-kanakan)

Nabila: “ masih kuliah sepertinya, kuliah dimana ka?”

Syafira dan Fien siswa saya yg telah mengenal saya pun ngotot bilang “ikh kakaknya udah lulus tahu !” ga terima kayanya diajari oleh mahasiswa

Nabila: “ udah lulus ka?” kuliah dimana tanyanya lagi

Saya: masih senyum-senyum bangga “kuliah di IPB”

Nabila: “dimana tuh ka?”

Saya: yaileh nanya tetapi ga tahu juga ujungnya ahhahaha “di Bogor”

Syafira dan Fien nambahin IPB itu Institut Pertanian Bogor…tambahnya

Si bocah pembuat ulah masih bertanya macem-macem..

Dan ada satu pertanyaan yg membuat saya berpikir kembali untuk melihat flash back hari-hari saya, ka belum nikah yah? Umur kakak berapa? Kakak habis patah hati yah? Ciee belum bisa move on…

Cerocosnya membuat saya geli sendiri, bukannya marah. Beda sekali kalau orang dewasa yg menyatakan ini ke saya… justru saya ketawa-tawa dengan ulah si Nabila…

Akhirnya saya bercanda “ heh anak baru udah kepo saja nih… tanya-tanya”

Nabila malah nyerocos “ciee baper kakak.. jomblo yah ka, kenapa belum nikah ka?”

Saya: “saya hanya senyum-senyum” (bertanya pada diri sendiri kenapa belum menikah?), belum saya temukan jawabannya si Nabila udah mengambil jawabannya sendiri “akh kakak pasti udah punya pacar tapi kan?”

Astaghfirallah ini anak yah… pacar? Kakak habis patah hati “jawab sambil bercanda”

Nabila: tuh kan keliatan kakak tuh abis patah hati (ketawa puas), ka namanya siapa sih?

Saya: Ya Allah udah cuap-cuap nanya panjang x lebar, ternyata belum kenal saya “ka agil” jawab saya

Nabila: ooo ka agil yg kakanya asyik ituuu, yg banyak disukai siswa

(ekh ini saya ga mengurangi dan tdk melebihkan astaghfirallah, alhamdulillah Ya Rabb saya dikenal dan dipercaya mereka untuk menemani mereka belajar)

Semoga Nabila Salma siswa baru dikelompok belajar saya tidak membuat ulah lagi dan ia nyaman belajar bersama saya di kelompok belajarnya yg baru…

Selamat datang Nabila di kelompok tarzan, jangan heran kalau kaget ketika saya tiba-tiba suka teriak-teriak atau bersikap tak jelas saat mengajar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s